Masyarakat Tidak Mampu Filipina Gunakan Lampu Botol Surya
Oleh hanaa fitari
Rabu, September 21, 2011 08:11:18 Send to a friend Print Version

Dengan menggunakan lampu botol surya, kini sebagiab besar masyarakat tidak mampu bisa menikmati terangnya rumah mereka di siang hari.

Di berbagai negara berkembang, terutama di wilayah perkampungan yang sudah sangat padat, dimana tidak ada lagi jarak antar rumah, membiarkan sinar matahari masuk ke dalam rumah melalui jendela adalah hal yang sangat tidak memungkinkan. Padahal sinar matahari ini sangat bermanfaat selain sebagai penerangan juga bagi kesehatan.

Filipina adalah salah satunya. Untuk memecahkan masalah itu di Filipina, sebuah organisasi bernama MyShelter Foundation melakukan kampanye berlabel Isang Litrong Liwanag atau yang berarti Satu Liter Cahaya. Kampanye tersebut mempromosikan penggunaan lampu botol surya bagi masyarakat tidak mampu yang tinggal di wilayah padat pemukiman yang tidak memiliki akses terhadap listrik.

Lampu botol surya ini awalnya dikembangkan oleh mahasiswa MIT. Dengan hanya menggunakan botol plastik bekas yang telah diisi air, lampu botol surya tersebut siap digunakan. Hanya saja sebelum bisa menggunakannya, sang pemilik rumah harus rela melubangi bagian rumahnya seluas ukuran diameter botol plastik berisi air satu liter tersebut. Botol plastik kemudian dipasang dan untuk mengurangi terjadinya pertumbuhan jamur, lumut dan sebagainya, dituangkan sejumlah kecil larutan pemutih. Hasilnya lampu botol plastik tersebut akan memendarkan sinar matahari ke dalam rumah dengan cahaya yang setara dengan bola lampu 55 Watt.

Meski lampu tersebut hanya bisa menyala selama matahari bersinar, artinya pada siang hari dan tidak tertutup mendung, setidaknya bagi masyarakat tidak mampu hal tersebut sudah sangat berarti. Mereka tidak perlu mengeluarkan biaya operasional dan pemeliharaan. Bahkan menurut MyShelter Foundation, lampu botol surya tersebut bisa bertahan hingga lima tahun. Saat ini pemerintah kota Manila membayar lampu yang dibuat oleh masyarakat, sementara organisasi tersebut memberikan pelatihan cara membuat lampu dan memasangnya.
isanglitrongliwanag
Save big at CompostBins.com



Artikel Lampu Ramah Lingkungan Lainnya

Lampu LED Philips Siap...


Philips meluncurkan produk baru lampu LED 12 Watt yang siap menggantikan lampu pijar 60 Watt di...

Lampu plasma, lebih hemat...


LUXIM, sebuah perusahaan yang didirikan pada...

Toshiba Perkenalkan Jajaran...


Meski bersaing di kelas rata-rata, lampu LED Toshiba tawarkan banyak pilihan warna, ukuran,...

Penerus Bola Lampu...


Incandescent light bulb atau lampu pijar tampaknya masih akan digunakan, mungkin dengan generasi...

Terpopuler Minggu Ini


    Save big at CompostBins.com

    Artikel Informatif Lainnya

    • Pengembangan biofuel gunakan lahan kritis
      Senin, April 06, 2009 15:27:15
      Pengembangan biofuel di Indonesia dilakukan dengan memanfaatkan lahan kritis atau lahan tidur (unused land). Selain itu juga memanfaatkan produk dari lahan yang sudah berproduksi. Oleh sebab itu, pengembangan produk biofuel Indonesia tidak merusak lingkungan hidup dan tidak merusak hutan.
    • Air Tingkatkan Efisiensi Solar Termal Inovasi Baru
      Kamis, April 07, 2011 07:49:27
      Sebuah terobosan teknologi solar termal baru dibangun di Spanyol. Air sebagai fluida kerja digunakan langsung untuk memanaskan uap melampaui titik saturasinya, dan hasilnya efisiensi sistem meningkat dibanding sistem lainnya. 
    • Jerman Secara Resmi Umumkan Tidak Akan Gunakan PLTN
      Rabu, Juni 01, 2011 07:10:30
      Jerman menjadi negara pertama yang secara resmi akan menghilangkan PLTN dari daftar pembangkit listriknya hingga tahun 2022. 
    • Samsung Kembangkan Monitor LCD Cukup Dengan Sumber Listrik Dari USB
      Rabu, Juni 02, 2010 05:44:54
      Samsung kembangkan teknologi layar LCD untuk komputer yang cukup dihubungkan melalui konektor USB 2.0 untuk menyuplai energi listriknya. 
    • GE Energy SmartŪ LED Siap Gantikan Lampu Pijar
      Senin, April 12, 2010 15:56:48
      GE siapkan lampu LED sebagai pengganti lampu pijar 40 Watt yang tidak akan diproduksi lagi di AS pada tahun 2014. Efisiensi, umur pakai dan intensitas cahaya yang dihasilkan jauh melebihi lampu pijar bahkan lampu CFL.