Di Rengasdengklok, Eceng Gondok Menjadi Alternatif Pengganti Gas Elpiji
Oleh wedha augusta
Selasa, Juli 20, 2010 08:31:15 Send to a friend Print Version

Eceng gondok mempunyai potensi menjadi bahan baku biogas. Sebuah desa di Rengasdengklok memanfaatkannya menjadi pengganti gas elpiji.

Eceng gondok, tanaman yang selama ini dikenal sebagai tanaman yang merugikan dan merusak habitat air, ternyata memberi manfaat bagi warga di desa Kertasari, kecamatan Rengasdengklok, Karawang.

Bagi warga desa tersebut, eceng gondok yang mempunyai nama latin eichhornia crassipes sangat tepat menjadi alternatif potensi biogas. Gulma yang hidup mengapung di air dan tidak mempunyai batang, selain daun dan akar yang menempel pada dasar sungai, kolam dan perairan dangkal mampu tumbuh dengan sangat cepat, terutama pada perairan yang mengandung banyak nutrien seperti nitrogen, fosfat  dan potasium, sehingga sangat berpotensi menjadi bahan baku biogas.

Pengolahan eceng gondok menjadi biogas pun relatif tidak sulit. Warga hanya memotong-motong daunnya menjadi potongan kecil. Kemudian potongan tersebut dimasukkan ke dalam tabung reaktor yang terbuat dari dua drum yang disatukan.

Proses untuk menghasilkan gas membutuhkan waktu tujuh hari. Setelah gas dihasilkan maka, gas akan mengalir mengisi tabung reaktor kedua. Pengisian bahan baku harus tetap dilakukan untuk menjamin pasokan gas dari reaktor pertama tetap ada.

Menurut perhitungan warga desa tersebut, untuk pemakaian biogas yang digunakan secara terus menerus, dibutuhkan eceng gondok sebanyak 30 kilogram. Sedangkan besarnya biaya investasi yang dibutuhkan untuk memproduksi biogas alternatif tersebut relatif murah. ''Tidak sampai Rp 700 ribu,'' jelas Edeng Sumirat.
liputan6.com

Artikel Bio Energy Lainnya

Brazil perkenalkan biodiesel...


Crystalsev, perusahaan Brazil bekerja sama dengan Amyris memproduksi biodiesel yang dibuat dari...

Xethanol membangun demo plan...


Xethanpl akan membangun fasilitas pengolahan limbah citrus sebagai ethaol. Fasilitas tersebut akan...

Protein tanaman bisa...


Permasalahan yang ada saat ini adalah proses degradasi selulose yang efisien.

Terungkap gen yang...


Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh tim ilmuwan dari DuPont, dari 71 strain jagung mulai...

Terpopuler Minggu Ini


    Lazada Indonesia

    Artikel Informatif Lainnya

    • Ilmuwan Kembangkan Bioplastik Dari Limbah Pertanian dan Perkebunan
      Jumat, Juni 03, 2011 07:45:30
      Bagi tim riset di University of Florida, bioplastik yang ada saat ini masih dianggap kurang berkelanjutan, karena masih menggantungkan produksinya pada bahan pangan. Solusinya mereka mengembangkan bioplastik dengan bahan baku limbah pertanian dan perkebunan. 
    • Lembaga Pemasyarakatan gunakan PLTS
      Selasa, Juni 03, 2008 06:56:09
      Sebuah lembaga pemasyarakatan di California, Amerika Serikat menggunakan PLTS untuk memenuhi kebutuhan energi listriknya.
    • Mengurangi emisi CO2 pada pengolahan bahan bakar fosil
      Rabu, Oktober 24, 2007 09:11:20
      Kemampuan untuk menyaring dan memisahkan molekul-molekul tersebut terletak pada pori-pori berbentuk tabung seperti pada jam pasir.--physorg-- 
    • RavenWindow, Si Kaca Jendela Penghemat Energi Listrik
      Sabtu, Januari 30, 2010 13:50:59
      Teknologi yang berfungsi untuk menghemat pemakaian energi listrik untuk keperluan pendingin ruangan dalam bangunan berkembang sangat cepat. Salah satunya adalah RavenWindow, yang dibuat dan dipatenkan oleh RavenBrick, perusahaan bermarkas di Colorado, Amerika Serikat. 
    • Universitšt Duisburg-Essen Kembangkan Sel Surya Hibrid Dan Fleksibel
      Senin, Mei 17, 2010 13:41:33
      Universitšt Duisburg-Essen mengembangkan sel surya dengan kombinasi bahan organik dengan semikonduktor oksida logam nanostruktur, dengan tujuan akhir untuk mendapatkan sel surya hibrid yang fleksibel dengan efisiensi lebih tinggi dibanding sel surya organik murni.