Daur Ulang Sampah Plastik Menjadi Bahan Bakar Minyak
By hanaa fitari
Senin, September 28, 2009 11:56:41 Send to a friend Print Version

Mesin yang digunakan Envion untuk mengolah sampah dan mengubahnya menjadi bahan bakar minyak.

Sampah plastik memang menjadi masalah bagi lingkungan. Selain banyak mencemari perairan sungai, laut dan tanah, untuk mendaur ulangnya agar menghasilkan nilai jual yang tinggi juga tidaklah mudah. Meski demikian berbagai usaha masih dilakukan oleh banyak perusahaan. Salah satunya adalah Envion.

Envion, sebuah perusahaan yang berlokasi di Washington,D.C, saat ini sedang menguji coba sebuah metode baru yang menurut perusahaan tersebut bisa mengubah sampah menjadi bahan baku asalnya, yaitu minyak bumi.

Untuk mengubah sampah plastik tersebut, Envion menggunakan metode yang berbeda dengan teknologi yang digunakan Global Resources Corporation. Envion memanfaatkan energi panas yang ditimbulkan infra merah dengan mengaturnya pada rentang suhu tertentu. Dengan teknologi tersebut, sebanyak 82% dari sampah plastik bisa diubah menjadi minyak.

Fasilitas yang dimiliki Envion diperkirakan mampu mengubah 6.000 ton sampah plastik menjadi satu juta barel minyak. Minyak tersebut bisa dicapmur dengan komponen-komponen lain dan dijual kembali sebagai bensin dan diesel.

Menurut Michael Han, CEO sekaligus direktur utama Envion, proses pengolahan sampah plastik untuk menghasilkan minyak satu barel dibutuhkan biaya US$10. Meski proses dan detil teknologinya masih ditutup rapat dan belum dipublikasikan, tapi Envion berencana untuk memberikan lisensi agar teknologi yang dikembangkannya bisa digunakan di seluruh dunia.
Green Inc.

Artikel Teknologi Hijau Lainnya

Bangladesh perkenalkan kompor...


Bangladesh kini mempunyai kompor yang lebih hemat energi untuk daerah pedesaan. Biomassa yang...

Memanfaatkan energi yang...


Ooms Avenhorn Holding BV, sebuah perusahaan konstruksi sipil sedang mengembangkan teknologi yang...

Serat karbon sebagai pengaman...


Serat-serat karbon yang hanya berukuran sepersepuluh ukuran rambut manusia, tetapi tiga kali lebih...

Nokia kembangkan teknologi...


Tidak lama lagi teknologi telepon seluler bisa mengisi ulang sendiri tanpa perlu dihubungkan...

Terpopuler Minggu Ini


    Lazada Indonesia

    Artikel Informatif Lainnya

    • Peneliti NREL Kembangkan Kacamata ''Sunglasses'' Bagi Gedung dan Bangunan
      Selasa, Februari 16, 2010 09:46:38
      Gedung-gedung kelak juga mengenakan kacamata untuk mengatur sinar matahari masuk melalui jendela guna mendapatkan pemakaian energi yang efisien. 
    • LGE mengincar pasar solusi energi
      Selasa, November 06, 2007 11:11:13
      Semakin tingginya harga minyak mentah di pasaran dunia, dan tekanan bagi perusahaan-perusahaan untuk mengembangkan managemen yang lebih bersifat ramah lingkungan, LG Electronic berusaha mencari kesempatan untuk mengembangkan bisnisnya. --lge--
    • Greenpeace : Kerusakan Reaktor Nuklir Fukushima Akibat Gempa Bisa Sangat Menghancurkan
      Sabtu, Maret 12, 2011 13:19:03
      Untuk mengurangi tekanan berlebihan di dua reaktor nuklir Fukushima, uap radioaktif dilepas ke udara dimana total 48.000 jiwa tinggal di sekitarnya. 
    • The Global Warming Swindle
      Selasa, Maret 20, 2007 11:09:57
      Documentary (the movie) produced in England destroys the arguments put forward by Al Gore and other activists who lay the primary blame for Global Warming at the feet of mankind.
    • Sanyo Selesaikan Pabrik Lithium Ion di Jepang
      Jumat, Agustus 06, 2010 14:48:19
      Sanyo pasang target untuk menguasai 40% pasar baterai isi ulang mobil listrik pada 2020. Ambisinya tersebut ditindaklanjuti dengan penambahan pabrik baterai lithium ion.