ARTIKEL

Teknologi Nano Hilangkan Debu dan Air Dari Permukaan Panel Surya

Senin, 21 Desember 2009 - 09:49:58
Tim Planethijau Teknologi Nano Hilangkan Debu dan Air Dari Permukaan Panel Surya

Debu memang menjadi masalah pada panel-panel surya. Sinar matahari yang seharusnya mengenai permukaan silikon akan terhalang olehnya. Semakin tebal debu yang menempel, semakin berkurang efisiensi yang dihasilkan panel surya tersebut. Biaya perawatan juga akan bertambah karena hingga saat ini metode yang digunakan adalah dengan membersihkan seluruh permukaan panel-panel surya secara rutin dari debu-debu yang menempel.

Masalah tersebut ditanggapi oleh para peneliti dari Tel Aviv University dengan ditemukannya terobosan nanoteknologi untuk membuat panel-panel surya mempunyai kemampuan membersihkan permukaannya sendiri, meski sebenarnya penemuan tersebut tidak direncanakan untuk keperluan tersebut.

Awalnya para peneliti yang dipimpin oleh profesor Ehud Gazit berusaha menemukan metode untuk mengendalikan atom-atom peptida dan molekul-molekul lain yang ditujukan bagi para penderita Alzheimer, dimana pada penderita penyakit tersebut didapati peptida yang dikenal dengan nama beta amyloid yang terbentuk di otak.

Hasil riset mereka yang diterbitkan dalam jurnal Nature Nanotechnology menghasilkan sebuah peptida yang merupakan semacam polimer terbentuk dari α-amino acids, mampu membentuk dirinya sendiri menjadi sebuah tabung-tabung mikro seperti rerumputan dalam keadaan vakum. Temuan ini bisa digunakan sebagai pelapis berteknologi nano yang mempunyai kemampuan untuk menghilangkan debu dan air.

Aplikasi yang mungkin bisa diterapkan bisa sangat luas, selain sebagai lapisan bagi panel-panel surya yang mungkin sangat dibutuhkan jika bertempat di padang pasir, juga sebagai super kapasitor, dengan memberikan ruang yang jauh lebih banyak untuk menyimpan energi. Meski para peneliti tersebut tidak berencana untuk memproduksi teknologi tersebut, tetapi sebuah perusahaan melakukan pendekatan kepada tim tersebut dan berencana memproduksinya.
[Tel Aviv University]

Send to a friend Print Version Komentar: —   Viewed: 243
Sponsored Link