ARTIKEL
Teknologi Solar Thermal Murah
Kamis, 30 Juli 2009 - 11:51:54
Stirling Energy Systems (SES), yang berpusat di Phoenix, kini melakukan inovasi pada produknya untuk mengurangi kompleksitas dan biaya agar dicapai keekonomian produksi massal. Masih mengandalkan teknologi mesin Stirling sebagai jantung konversi energi terjadi, Stirling Energy Systems (SES) membuat sebuah piringan reflektor seluas 12 meter persegi. Dibanding beberapa prototip lainnya yang pernah diuji coba di Sandia National Laboratory, desain terbarunya bisa menghemat 2 metrik ton berat setiap unit pembangkit dan mengurangi penggunaan reflektor dari 80 menjadi 40 buah.
Pada tahun depan Stirling Energy Systems (SES) juga menargetkan untuk membangun pembangkit solar thermal skala besar yang menggunakan teknologinya. Sedangkan di tahun ini sebanyak 60 unit pembangkit sebagai proyek demontrasi dibangun untuk menghasilkan 1,5 MW.
Berbeda dengan solar thermal lain yang menggunakan panas yang ditimbulkan oleh reflektor untuk memanaskan suatu fluida, mesin Stirling menggunakan perbedaan suhu panas dan dingin yang terjadi di mesin untuk menggerakkan piston dan menghasilkan listrik sebesar 25 kW.
Desain teknologi terbaru Stirling Energy Systems (SES) tersebut juga memiliki beberapa keuntungan, antara lain sifatnya yang modular dalam artian sistem langsung bisa menghasilkan listrik setelah reflektor dipasang. Untuk menambah daya lsitrik yang dihasilkana tidak diperlukan lagi pembuatan instalasi pembangkit terpusat seperti teknologi solar thermal konvesional, melainkan hanya diperlukan penambahan jumlah reflektor sesuai kebutuhan.
Selain itu teknologi solar thermal lain menggunakan air sebagai pendingin turbin dalam jumlah yang besar, teknologi Stirling Energy Systems (SES) hanya memerlukan sedikit air dalam siklus radiator tertutup.
Meski banyak keuntungan yang bisa didapatkan dari sistem tersebut, ada satu kelemahan yang perlu diperhitungkan dari sistem tersebut. Penggunaan fluida pada teknologi solar thermal lain, memungkinkan energi yang didapat selama siang hari disimpan untuk dipergunakan kembali pada malam harinya, sedangkan pada teknologi Stirling Energy Systems (SES), hal itu tidak bisa dilakukan, karena sistemnya yang bergantung pada perbedaan suhu mesin Stirling pada saat ada sinar matahari.






Komentar Anda?
Silakan login untuk memberi komentar