Turanor Seberangi Beberapa Samudera Dengan Energi Surya
Oleh greenlover
Senin, Mei 07, 2012 14:08:25 Send to a friend Print Version

Turanor, kapal katamaran bertenaga surya, selesaikan seberangi beberapa samudera dunia.

Setelah energi surya terbukti mampu menjadi pengganti bahan bakar minyak pada kendaraan darat dan pesawat udara, kini menyusul transportasi laut membuktikan kemampuan energi surya untuk mengantarkannya mengarungi berbagai perairan laut dunia.

Turanor, kapal berjenis catamaran yang dibuat dengan menghabiskan dana sebesar 26 juta US dolar adalah sebuah kapal yang didesain menggunakan 100% energi surya sebagai pengganti bahan bakar minyak. Idenya berawal dari Raphael Domjan di tahun 2004 yang berkeinginan untuk mengarungi samudera dengan hanya mengandalkan energi surya.

Perjalanan awal Turanor dimulai pada September 2010 setelah pembuatannya yang memakan waktu 14 bulan. Rute-rute yang dilaluinya adalah samudera Atlantik, kanal Panama, samudera Pasifik, samudera India, kanal Suez dan laut Mediterania.

Untuk mengarungi perairan-perairan tersebut hanya dengan energi surya, Turanor yang mempunyai ukuran panjang 35 meter, lebar 23 meter serta bobot mati 95 ton ini dilengkapi dengan panel-panel surya seluas 537m2 dan 6 block baterai listhium ion. Listrik yang bisa dihasilkan dari panel-panel surya berefisiensi 18,8% sebesar 93,5 kW atau setara dengan 127 daya kuda.

Konsumsi energi listrik yang dibutuhkan untuk mendorong kapal berkapasitas penumpang 40 orang tersebut, rata-rata hanya sebesar 20 kiloWatt. Daya ini terbilang hemat, berkat pemilihan material bodi dan rangka yang terbuat dari karbon serta motor listrik yang didesain khusus.

Perjalanan panjang Turanor yang berakhir di pelabuhan Hercule, Monaco, Sapnyol menjadi bukti bahwa energi surya mampu menjadi energi alternatif pengganti bahan bakar fosil. Meski saat ini perangkat-perangkat konversi energi matahari menjadi listrik berikut media penyimpan energinya masih relatif mahal, tak dipungkiri lagi kelak akan mengalami penurunan harga yang cukup signifikan seiring dengan perkembangan teknologi dalam memproduksi perangkat-perangkat tersebut. Bukan tidak mungkin di masa depan, berbagai transportasi laut, darat dan udara tidak lagi bergantung pada bahan bakar fosil.
planetsolar

Artikel Kapal Lainnya

WWF Miliki Kapal Bertenaga...


WWF Spanyol miliki kapal bertenaga surya untuk melindungi ekosistem laut di sepanjang pantai...

Jerman Kembangkan Kapal Selam...


Berkat pemakaian fuel cell sebagai sumber tenaga penggeraknya, kapal selam Jerman bisa menjadi...

Auriga Leader, Kapal Barang...


Photovoltaic atau sel surya kini juga mulai diuji coba digunakan sebagai sumber energi listrik di...

Rainbow Warrior Kunjungi...


Rainbow Warrior generasi ketiga akan mengadakan Open Boat setelah mengelilingi Indonesia. Beberapa...

Artikel Informatif Lainnya

  • H2CAR could fuel entire U.S. transportation sector
    Rabu, Mei 02, 2007 08:06:29
    In a recent study, scientists have demonstrated that a hybrid system of hydrogen and carbon can produce a sufficient amount of liquid hydrocarbon fuels to power the entire U.S. transportation sector.--physorg--
  • Turanor Seberangi Beberapa Samudera Dengan Energi Surya
    Senin, Mei 07, 2012 14:08:25
    Hanya dengan mengandalkan emergi surya, kapal canggih ini membuktikan energi surya layak menjadi alternatif pengganti bahan bakar minyak dengan arungi beberapa samudera 
  • Powerpad, Inovasi Haier Manfaatkan Kembali Energi Dari Air Panas Shower
    Kamis, Agustus 05, 2010 12:40:12
    Haier siapkan Powerpad untuk menangkap energi yang terbuang bersama air panas dari shower dan mengembalikannya kembali ke tangki air panas. 
  • UNFCCC 2007 : Calo - calo karbon mulai beraksi di UNFCCC
    Rabu, Desember 05, 2007 11:15:47
    Jutaan hektar hutan Indonesia akan menjadi barang dagangan dalam skema perdagangan karbon. Ternyata, sama halnya dengan berbagai bentuk perdagangan jasa ataupun barang, jauh-jauh hari para broker karbon telah melakukan aksinya dengan mendekati delegasi Indonesia di UN Climate Change Confference 2007.
  • Sanyo Selesaikan Pabrik Lithium Ion di Jepang
    Jumat, Agustus 06, 2010 14:48:19
    Sanyo pasang target untuk menguasai 40% pasar baterai isi ulang mobil listrik pada 2020. Ambisinya tersebut ditindaklanjuti dengan penambahan pabrik baterai lithium ion.